Tarling: Kesenian Khas Pantura, Jawa Barat

| February 7, 2013 | 0 Comments

Musik TarlingTarling adalah salah satu jenis musik yang populer di wilayah pantura (pesisir pantai utara) Jawa Barat, terutama wilayah Indramayu dan Cirebon. Nama tarling diidentikkan dengan nama instrumen gitar dan seruling (suling, Sunda). Asal-usul Tarling mulai muncul sekitar tahun 1931 di Desa Kepandean, Kecamatan/Kabupaten Indramayu. Alunan gitar dan suling bambu yang menyajikan musik Dermayon dan Cirebonan itu pun mulai mewabah sekitar dekade 1930-an. Kala itu, anak-anak muda di berbagai pelosok desa di Indramayu dan Cirebon, menerimanya sebagai suatu gaya hidup. Pada tahun 1935, alunan musik tarling juga dilengkapi dengan kotak sabun yang berfungsi sebagai kendang, dan kendi sebagai gong. Kemudian pada 1936, alunan tarling dilengkapi dengan alat musik lain berupa baskom dan ketipung kecil yang berfungsi sebagai perkusi.

Nama tarling saat itu belum digunakan sebagai jenis aliran musik. Saat itu nama yang digunakan untuk menyebut jenis musik ini adalah Melodi Kota Ayu untuk wilayah Indramayu dan Melodi Kota Udang untuk wilayah Cirebon. Dan nama tarling baru diresmikan saat RRI sering menyiarkan jenis musik ini dan oleh Badan Pemerintah Harian (saat ini DPRD) pada tanggal 17 Agustus 1962 meresmikan nama Tarling sebagai nama resmi jenis musiknya.

Tapi satu hal yang pasti, seni tarling saat ini meskipun telah hampir punah. Namun demikian, tarling selamanya tidak akan bisa dipisahkan dari sejarah masyarakat pesisir pantura. Dikarenakan tarling adalah jiwa mereka. Lirik lagu maupun kisah yang diceritakan di dalamnya, mampu memberikan pesan moral yang mencerahkan dan menghibur.

About the Author ()

Erdi Mitrawan, Cibeurem Cimahi (Bandung) TLP/SMS: 0838.2150.8221 - It's all about relationships and customer service. Honesty, sincerity, and trust.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + 7 =